Gemerlap Tretes

Ruang pamer wanita penghibur

Ruang pamer wanita penghibur

Tretes adalah nama suatu kawasan “merah” yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Terletak di kaki gunung Welirang, selain menawarkan panorama yang indah dan hawa yang sejuk, Tretes memiliki kawasan wisata malam yang memukau.

Tempat-tempat yang menawarkan kenikmatan syahwat banyak bertebaran di beberapa tempat. Baik yang berpraktek secara terang-terangan maupun yang agak malu-malu kucing, berkedok panti pijat.

Dahulu, di Tretes, terdapat tempat transaksi prostitusi yang di lokalisir di suatu kawasan yang di kenal dengan nama “Mbarakan”.
Lokasi tersebut agak terpencil. Jauh dari pusat keramaian. Bersembunyi di balik rimbunnya pepohonan.

Konon, sebutan Mbarakan tersebut berasal dari kata “Mbah’e Urakan”.
Kata “Mbah” disini memiliki makna “senior”, “dedengkot” atau “ahli” dan kata “Urakan” kurang lebih memiliki arti “tidak memiliki sopan santun”, atau “liar”.
Karena kehidupan di tempat tersebut memang liar, tidak/kurang memiliki sopan santun.
Wanita-wanita pemuas nafsu syahwat yang mengenakan pakaian minim, mabok dan membunyikan sound sistem dengan suara yang nyaring, maka orang-orang menyebutnya dengan istilah “Mbah’e Urakan”. Hingga akhirnya, lokalisasi tersebut di kenal dengan sebutan “Mbarakan”.

Tapi seiring dengan semakin pesatnya laju pertambahan penduduk, lokalisasi tersebut mulai tergusur. Sebagian dari para wanita-wanita penghibur penghuni eks lokalisasi Mbarakan lebih memilih berpraktek secara mandiri. Mereka tinggal di kamar-kamar kost yang banyak bertebaran di wilayah Tretes. Berbaur dengan pemukiman penduduk. Mereka menjaring mangsa lewat bantuan para perantara yang berprofesi sebagai tukang ojek, maupun penduduk sekitar yang memang secara sengaja berprofesi sebagai makelar villa.
Dan sebagiannya lagi, lebih memilih bertahan mengikuti para mucikarinya. Menyewa rumah di antara pemukiman padat penduduk di keramaian wilayah Tretes. Dan kembali menjalankan bisnis prostitusinya.

Beberapa tempat yang menjadi pilihan para mucikari yang eksodus dari Mbarakan adalah;

  • Gang Dahlia.
  • Gang Sono.
  • Gang Bakwan.
  • Pesanggrahan.
  • Watu Adem.

    Dunia lendir, tentu tak bisa dipisahkan dengan kata “mabok”. Dan di Tretes, ada beberapa tempat yang menawarkan hiburan dengan di temani minuman beralkohol. Beberapa di antaranya adalah;

  • Triple M
    Bangunan semi permanen yang berdiri di pinggir jalan ini adalah “klub malam”nya orang-orang berkantong cekak yang ingin “tripping”. Nuansa diskotik terasa di tempat ini lewat semburan sound system berkualitas standard.

  • Cafe Sinar
    Ditemani alunan musik dangdut, di cafe Sinar, para pengunjung dibebaskan untuk berinteraksi dengan para penyanyi yang berpakaian minim.

  • Cafe Fajar
    Tempat ini sama dengan cafe Sinar.

  • Sky Diskotik
    Hotel Surya

    Hotel Surya

    Tempat ini adalah fasilitas hiburan yang bernaung dibawah managemen Hotel Surya. Berada di dalam area hotel, tempat ini terbuka untuk umum. Menawarkan dentuman house music dengan kualitas audio yang lumayan dahsyat.

  • Romance Night Club
    Tretes Raya Hotel

    Tretes Raya Hotel

    Di tempat hiburan yang berada di area Tretes Raya Hotel and Resort ini, anda akan di ajak para DJ untuk mengikuti irama rancak sambil “melantai” di bawah sorot lampu disko berwarna warni.

    About these ads
  • Posted on 13 Februari 2012, in Mabok and tagged . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

    1. tolong kasih sejarah awal lokalisasi di tretes berdiri

      • Seperti yg telah saya urai di atas, bhw praktik pelacuran di Tretes di awali dari Kompleks Barakan. Namun sayang, komplek tersebut saat ini sdh tergusur sehingga saya kesulitan mencari sumber data yg akurat dari pelaku dan pendukung bisnis tersebut

    Berikan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d blogger menyukai ini: