Chloramfecort

Jenis: Krim. Fungsi: Obat Kulit.

Pengobatan topikal untuk pengobatan infeksi kulit yang peka terhadap Kloramfenikol dan disertai radang.

Kontra Indikasi:

  • Hipersensitif terhadap obat ini.

  • Penderita dengan penyakit tuberkulosa kulit, herpes simplex, varicella vaccinia, penyakit kulit yang disebabkan oleh virus atau jamur.

Komposisi:
Tiap gram mengandung:
Kloramfenikol basa 20 mg
Hidrokortison Asetat 25 mg

Cara Kerja:
Hidrokortison adalah suatu senyawa anti radang dari golongan kortikosteroid. Kloramfenikol merupakan suatu antibiotikum yang memiliki spektrum bakteri yang luas, berfungsi untuk mengobati infeksi pada kulit, termasuk infeksi sekunder yang umumnya menyertai radang kulit.

Cara Pakai:
Umumnya 3 – 4 kali sehari dioleskan pada bagian kulit yang sakit atau sesuai petunjuk dokter.

Peringatan dan Perhatian: !!!

  • Hindarkan penggunaan pada mata dan mulut.

  • Hati-hati penggunaan pada wanita hamil dan menyusui, tidak dianjurkan penggunaan jangka panjang dan pada area yang luas.
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan super infeksi.
    Jika hal ini terjadi maka pengobatan harus dihentikan dan diganti dengan pengobatan lain yang tepat.

  • Tidak dianjurkan penggunaan jangka panjang pada anak-anak.

Efek Samping:
rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering dan hipopigmentasi.

Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk serta terhidar dari cahaya.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Posted on 20 Februari 2012, in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: