DOXYCYCLINE

Jenis: Kapsul. Fungsi: Antibiotik

Infeksi saluran pernafasan, seperti pneumonia, bronkitis, tonsilitis, nasofaringitis.
Infeksi uroginetal, infeksi saluran pencernaan, infeksi pada kulit dan jaringanlunak.

Kontra Indikasi:
Hipersensitif terhadap tetrasiklin.

Komposisi:
Tiap kapsul mengandung:
Doxycycline Hyclate setara dengan 100 mg Doxycycline.

Cara Kerja Obat:
DOXYCYCLINE adalah antibiotika dengan aktivitas antimikroba yang luas. Efektif terhadap bakteri Gram-negatif, seperti Sterptococcus, Staphylococcus, Bacillus anthracis, Brucella spp., Mycoplasma, Klebsiela spp., Treponema pallidum, Rickettsia.
DOXYCYCLINE diabsorpsi dengan cepat dan baik dari saluran pencernaan dan tidak tergantung dari adanya makanan.
DOXYCYCLINE diekskresi melalui urin dan feses.

Efek Samping:
Kecil kemungkinan timbulnya toksisitas yang disebabkan oleh Doxycycline, gangguan pada saluran pencernaan, termasuk mual, muntah dan diare. Diare lebih jarang terjadi dibandingkan dengan tetrasiklin lainnya. Juga dapat timbul reaksi fotosensitivitas dan reaksi alergi seperti dermatitis, urtikaria dan anafilaksis.

Perhatian !!!

  • Sebaiknya Doxycycline tidak diberikan pada wanita hamil, menyusui dan anak-anak di bawah umur 8 tahun.

  • Antasida yang mengandung aluminium, kalsium dan magnesium akan mengurangi absorpsi Doxycycline dan sebaiknya tidak diberikan bersama-sama.
  • Pemakaian dalam jangka waktu panjang dapat mengakibatkan terjadinya superinfeksi mikroba yang tidak sensitif.

Interaksi Obat:
Pemberian bersamaan dengan antasida yang mengandung aluminium, magnesium, sadium bikarbonat dan senyawa besi dapat menurunkan kadar Doxycycline dalam darah.

Dosis:

  • Anak-anak > 8 tahun dengan berat badan < 45 kg:
    4.4 mg/kg berat badan per hari dengan interval 12 jam pada hari pertama, selanjutnya 2.2 mg/kg berat badan per hari.

  • Dewasa dan anak-anak > 8 tahun dengan berat badan >= 45 kg:
    200 mg setiap 12 jam pada hari pertama, selanjutnya 100 mg per hari.

Pada kasus infeksi berat, baik pada orang dewasa maupun anak-anak, dosis awal dapat diberikan setiap 12 jam selama diperlukan.
Pengobatan harus dilanjutkan paling sedikit 24 jam sampai 48 jam setelah tanda-tanda dan gejala reda. Pada infeksi Streptococcus, pengobatan harus dilanjutkan peling sedikit 10 hari. Atau menurut petunjuk dokter.

Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering.

Kemasan:
Dus isi 10 strip @ 10 kapsul.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Posted on 21 Februari 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: